Ketua Bawaslu Pringsewu Ikuti DIKSI Seri 16 Mahkamah Konstitusi Bahas Model Pemilihan Presiden dan Pemimpin Ideal
|
Pringsewu - Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pringsewu, Suprondi, mengikuti Diskusi Literasi Konstitusi (DIKSI) Seri 16 yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) secara daring melalui Zoom Meeting, Rabu (30/9/2026).
DIKSI Seri 16 mengangkat tema “Model Pemilihan Presiden dan Pemimpin Ideal dan Ilmu Negara”. Kegiatan ini menjadi ruang diskusi untuk memperluas pemahaman mengenai berbagai aspek ketatanegaraan, khususnya yang berkaitan dengan sistem pemilihan presiden, kepemimpinan, kelembagaan negara, serta konsep dasar kehidupan bernegara.
Diskusi menghadirkan Wilma Silalahi selaku Panitera Konstitusi Ahli Madya dan Alboin Pasaribu selaku Asisten Ahli Hakim Konstitusi Ahli Madya sebagai narasumber. Sementara itu, jalannya diskusi dimoderatori oleh Syamsudin Noer, Analis Hukum Ahli Madya.
Dalam DIKSI Seri 16 tersebut, pembahasan berfokus pada dua buku, yakni “Model Pemilihan Presiden dan Pemimpin Ideal” serta “Ilmu Negara”.
Buku Model Pemilihan Presiden dan Pemimpin Ideal membahas berbagai model pemilihan presiden sekaligus gagasan mengenai karakteristik dan konsep pemimpin ideal dalam sistem pemerintahan. Pembahasan tersebut memberikan perspektif mengenai hubungan antara mekanisme pemilihan dengan kepemimpinan dalam kehidupan bernegara.
Sementara itu, buku Ilmu Negara mengulas sejumlah konsep dasar mengenai negara, mulai dari pengertian, unsur-unsur negara, tujuan negara, hingga dasar-dasar kehidupan bernegara serta penerapannya dalam konteks Indonesia.
Pembahasan kedua buku tersebut menjadi ruang untuk melihat keterkaitan antara sistem pemilihan, kepemimpinan, kelembagaan negara, dan tata kelola pemerintahan dalam perspektif ketatanegaraan.
Keikutsertaan Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan dan pemahaman mengenai konstitusi serta berbagai aspek ketatanegaraan. Pemahaman terhadap sistem pemilihan dan kelembagaan negara juga memiliki keterkaitan dengan pelaksanaan tugas pengawasan pemilu, khususnya dalam memahami kerangka hukum dan tata kelola demokrasi di Indonesia.
Melalui forum literasi konstitusi seperti DIKSI, pemahaman mengenai konstitusi dan kehidupan bernegara diharapkan dapat terus diperkuat, sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun perspektif yang lebih komprehensif terhadap penyelenggaraan demokrasi dan sistem ketatanegaraan Indonesia.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu
Editor: Humas Bawaslu Pringsewu