Lompat ke isi utama

Berita

Jangan Besar Kepala Kalau Masih Abai terhadap Demokrasi

Jangan Besar Kepala Kalau Masih Abai terhadap Demokrasi

Jangan Besar Kepala Kalau Masih Abai terhadap Demokrasi

Pringsewu — Demokrasi yang jujur dan adil tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Melalui semangat pengawasan partisipatif, Bawaslu Kabupaten Pringsewu terus mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap proses demokrasi dan tidak bersikap apatis terhadap jalannya pemilu.

 

Masih banyak perilaku yang tanpa disadari dapat melemahkan kualitas demokrasi, mulai dari memilih untuk pasrah dan tidak menggunakan hak pilih, mudah percaya dan ikut menyebarkan hoaks, tidak melaporkan pelanggaran pemilu, tergiur politik uang, hingga enggan terlibat dalam pengawasan pemilu.

 

Padahal, pengawasan oleh masyarakat menjadi salah satu jaminan penting untuk mewujudkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Partisipasi aktif masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana, seperti mempelajari aturan kepemiluan, meningkatkan literasi informasi, serta berani melaporkan setiap dugaan pelanggaran yang ditemukan.

 

Bawaslu Kabupaten Pringsewu menegaskan bahwa setiap langkah kecil dalam pengawasan memiliki arti besar bagi masa depan demokrasi. Kesadaran kolektif untuk menjaga integritas pemilu menjadi pondasi utama dalam menciptakan proses demokrasi yang berkualitas dan dipercaya masyarakat.

 

Melalui kampanye pengawasan partisipatif, Bawaslu Kabupaten Pringsewu mengajak seluruh masyarakat untuk tidak hanya menjadi penonton dalam demokrasi, tetapi turut menjadi bagian penting dalam mengawal pemilu yang bersih dan berintegritas.

 

#AyoAwasiBersama

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu

Editor:  Humas Bawaslu Pringsewu