Lompat ke isi utama

Berita

Dikasih Seratus Ribu, tapi Rugi Lima Tahun? Politik Uang Jangan Dianggap Biasa

Dikasih Seratus Ribu, tapi Rugi Lima Tahun? Politik Uang Jangan Dianggap Biasa

Dikasih Seratus Ribu, tapi Rugi Lima Tahun? Politik Uang Jangan Dianggap Biasa

Pringsewu - Politik uang masih menjadi salah satu praktik yang dapat merusak integritas demokrasi. Pemberian sejumlah uang atau materi untuk memengaruhi pilihan politik bukan sekadar persoalan nominal, tetapi dapat berdampak terhadap kualitas proses demokrasi dan masa depan masyarakat.

 

Bawaslu Kabupaten Pringsewu mengajak seluruh masyarakat, khususnya #SahabatBawasluPringsewu, untuk tidak menganggap politik uang sebagai sesuatu yang biasa. Kalimat “Ambil uangnya, jangan pilih orangnya” merupakan pemahaman yang keliru karena menerima pemberian dalam konteks politik dapat menjadi bagian dari praktik yang mencederai prinsip pemilu yang jujur dan berintegritas.

 

Diberi uang seratus ribu rupiah mungkin terasa menguntungkan dalam sesaat. Namun, masyarakat perlu mempertimbangkan dampak yang lebih panjang. Pilihan dalam pemilu menentukan siapa yang akan mendapatkan amanah untuk memimpin dan mengambil kebijakan yang berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat selama masa jabatan.

 

Politik uang juga dapat membentuk pemakluman terhadap praktik kecurangan. Ketika pemberian uang dianggap sebagai hal yang wajar, nilai suara rakyat berisiko dipandang hanya sebagai sesuatu yang dapat diperjualbelikan. Padahal, setiap suara memiliki nilai penting dalam menentukan arah pemerintahan dan pembangunan.

 

Karena itu, Bawaslu Kabupaten Pringsewu mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga suara agar tidak dipengaruhi oleh iming-iming uang atau pemberian lainnya. Jangan biarkan masa depan daerah digadaikan hanya dalam satu amplop.

 

Politik Uang! Jangan Dianggap Biasa.

Apabila masyarakat menemukan adanya dugaan praktik politik uang, jangan hanya diam. Tolak ajakannya, amankan buktinya, dan laporkan kepada Pengawas Pemilu terdekat agar dapat ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

 

Mari bersama menjaga pemilu yang bersih, jujur, adil, dan berintegritas. Karena demokrasi bukan tentang berapa besar uang yang diterima hari ini, tetapi tentang bagaimana suara rakyat digunakan untuk menentukan masa depan.

 

#SahabatBawasluPringsewu
#AyoAwasiBersama
#TolakPolitikUang

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu

Editor: Humas Bawaslu Pringsewu