Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pringsewu Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu

Bawaslu Pringsewu Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu

Bawaslu Pringsewu Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu

Pringsewu — Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pringsewu, Suprondi, menghadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu yang digelar di Lapangan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu, Senin (6/4/2026).

 

Upacara tersebut dihadiri oleh DPRD Kabupaten Pringsewu, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, perangkat daerah, instansi vertikal se-Kabupaten Pringsewu, KPU Kabupaten Pringsewu, Bawaslu Pringsewu, serta para tamu undangan lainnya.

 

Bawaslu Pringsewu Hadiri Upacara Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu

Dalam amanatnya, Bupati Pringsewu, Riyanto Pamungkas, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak melupakan jasa para pendiri Kabupaten Pringsewu. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Tim Eksponen Panitia Persiapan Pembentukan Kabupaten Pringsewu, Pemerintah Kabupaten Tanggamus, serta Pemerintah Provinsi Lampung atas peran besarnya dalam proses berdirinya Kabupaten Pringsewu.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan bahwa semangat juang dan pengorbanan para pendiri harus terus ditanamkan sebagai inspirasi dalam melanjutkan pembangunan daerah.

 

Kabupaten Pringsewu sendiri dibentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2008 dan diresmikan oleh Menteri Dalam Negeri Mardiyanto pada 3 April 2009 di Jakarta.

 

Saat ini, Kabupaten Pringsewu memiliki luas wilayah 617 km² atau sekitar 2% dari luas Provinsi Lampung, dengan jumlah penduduk mencapai 448.220 jiwa berdasarkan Data Konsolidasi Bersih Semester I Kementerian Dalam Negeri, yang tersebar di 128 pekon dan 5 kelurahan di 9 kecamatan.

 

Memasuki usia ke-17 tahun, berbagai capaian pembangunan telah diraih, di antaranya peningkatan pembangunan infrastruktur jalan strategis, pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,44% pada awal tahun 2026, peningkatan kualitas pelayanan publik dengan predikat “Baik” dan opini “Tinggi” dari Kementerian PAN-RB, serta pengembangan industri Mocaf sebagai produk unggulan daerah yang kini mampu memenuhi permintaan hingga 30 ton per bulan.

 

Selain itu, Kabupaten Pringsewu juga berhasil masuk dalam 50 kabupaten/kota berkinerja terbaik dalam program percepatan penurunan stunting tingkat nasional tahun 2025, sebagai bukti komitmen dalam meningkatkan kualitas generasi masa depan.
Peringatan Hari Jadi ke-17 Kabupaten Pringsewu tahun ini mengusung tema “Pringsewu Makmur, SDM Unggul dan Kemandirian Ekonomi Lokal”, yang menekankan pentingnya penguatan sumber daya manusia, ketahanan pangan, serta pembangunan infrastruktur dalam meningkatkan daya saing daerah.

 

Menghadapi tantangan ke depan, Bupati juga mengingatkan pentingnya menjaga stabilitas ekonomi di tengah dinamika global, serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi, menjaga persatuan, dan terus mendorong pembangunan daerah.

 

Sementara itu, Ketua Bawaslu Pringsewu, Suprondi, saat dikonfirmasi menyampaikan bahwa momentum Hari Jadi Kabupaten Pringsewu ke-17 ini menjadi refleksi bersama bagi seluruh elemen daerah untuk terus memperkuat sinergi dan komitmen dalam membangun daerah.

 

Ia juga menegaskan bahwa Bawaslu sebagai lembaga pengawas pemilu siap mendukung terciptanya stabilitas demokrasi yang kondusif sebagai bagian dari kontribusi dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

 

“Peringatan hari jadi ini bukan hanya seremonial, tetapi juga momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun Pringsewu yang lebih maju, makmur, dan berintegritas,” ujarnya.

 

Upacara peringatan berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, ditutup dengan ajakan untuk terus melanjutkan pembangunan menuju Pringsewu MAKMUR, mendukung Lampung Maju, dan menyongsong Indonesia Emas.