Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pringsewu Hadiri Musyda VIII IPM, Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Demokrasi

Bawaslu Pringsewu Hadiri Musyda VIII IPM, Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Demokrasi

Bawaslu Pringsewu Hadiri Musyda VIII IPM, Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Demokrasi

Pringsewu – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pringsewu, Suprondi, menghadiri Musyawarah Daerah (Musyda) ke-VIII Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) Kabupaten Pringsewu yang digelar di Lapangan Hizbul Wathan (HW) Ambarawa, Kabupaten Pringsewu, Lampung, Sabtu (8/8/2026).

 

Bawaslu Pringsewu Hadiri Musyda VIII IPM, Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Demokrasi

Musyawarah Daerah ke-VIII IPM Kabupaten Pringsewu menjadi momentum penting bagi para kader pelajar Muhammadiyah dalam mengevaluasi perjalanan organisasi, merumuskan arah gerak organisasi, sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.

 

Kehadiran Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu dalam kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan sinergi dengan organisasi kepemudaan serta pelajar, khususnya dalam mendorong tumbuhnya kesadaran demokrasi di kalangan generasi muda.

 

Dalam kesempatan tersebut, Suprondi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Musyawarah Daerah ke-VIII Pimpinan Daerah IPM Kabupaten Pringsewu. Menurutnya, forum musyawarah tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga merupakan sarana pembelajaran demokrasi yang sangat penting bagi para pelajar.

 

“Atas nama Bawaslu Kabupaten Pringsewu, saya mengucapkan selamat dan sukses atas pelaksanaan Musyawarah Daerah ke-VIII Pimpinan Daerah Ikatan Pelajar Muhammadiyah Kabupaten Pringsewu. Musyawarah ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran demokrasi bagi para pelajar untuk menyampaikan gagasan, berdiskusi, dan menentukan arah organisasi secara bersama-sama,” ujar Suprondi saat dikonfirmasi Tim Humas Bawaslu Lampung.

 

Bawaslu Pringsewu Hadiri Musyda VIII IPM, Dorong Pelajar Jadi Agen Perubahan dan Pelopor Demokrasi

Ia menjelaskan, proses musyawarah mengandung berbagai nilai yang sejalan dengan prinsip-prinsip demokrasi. Keterbukaan dalam menyampaikan gagasan, menghargai perbedaan pendapat, mengedepankan dialog, serta mengambil keputusan secara bersama-sama merupakan bagian penting dari proses pembentukan budaya demokrasi.

 

Menurutnya, pengalaman berorganisasi dan bermusyawarah sejak usia pelajar dapat menjadi bekal penting bagi generasi muda untuk memahami bagaimana proses pengambilan keputusan dilakukan secara demokratis dan bertanggung jawab.

 

“Nilai-nilai yang tumbuh dalam proses musyawarah seperti keterbukaan, penghormatan terhadap perbedaan pendapat, dan pengambilan keputusan secara kolektif merupakan fondasi penting dalam kehidupan demokrasi,” jelasnya.

 

Suprondi juga menilai bahwa pelajar memiliki posisi strategis sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, organisasi pelajar seperti IPM diharapkan dapat terus menjadi ruang kaderisasi yang mampu membentuk karakter, integritas, kepemimpinan, serta kepedulian sosial generasi muda.

 

“Pelajar hari ini adalah pemimpin masa depan. Karena itu, proses kaderisasi yang dilakukan melalui organisasi seperti IPM memiliki kontribusi besar dalam mencetak generasi yang berintegritas, berwawasan kebangsaan, dan memiliki kepedulian terhadap kehidupan demokrasi serta pembangunan daerah,” katanya.

 

Lebih lanjut, Suprondi mengajak seluruh kader IPM Kabupaten Pringsewu untuk terus mengambil peran positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Menurutnya, generasi muda tidak hanya perlu memiliki kemampuan akademik, tetapi juga harus memiliki keberanian untuk menyampaikan gagasan, berpikir kritis, menjaga integritas, dan memberikan solusi terhadap berbagai persoalan yang ada di lingkungan sekitar.

 

Ia berharap kader-kader IPM Kabupaten Pringsewu dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai positif serta menjadi contoh bagi generasi muda lainnya.

 

“Saya berharap kader-kader IPM Pringsewu dapat terus menjadi agen perubahan yang membawa semangat kemajuan, menjaga nilai-nilai kejujuran, serta menjadi teladan di lingkungan masing-masing. Generasi muda harus mampu menghadirkan solusi dan inovasi bagi kemajuan daerah maupun bangsa,” tegasnya.

 

Musyawarah Daerah ke-VIII IPM Kabupaten Pringsewu diharapkan tidak hanya menghasilkan kepengurusan dan program kerja organisasi, tetapi juga melahirkan gagasan-gagasan konstruktif yang mampu menjawab tantangan generasi muda serta memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

 

Bagi Bawaslu Kabupaten Pringsewu, penguatan pendidikan demokrasi di kalangan generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi secara aktif, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

 

Melalui kolaborasi dan komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk organisasi pelajar dan kepemudaan, diharapkan nilai-nilai demokrasi dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari generasi muda di Kabupaten Pringsewu.

 

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu

Editor: Humas Bawaslu Pringsewu