Peringati Hari Santri 2026, Bawaslu Pringsewu Gelar Safari Demokrasi di Pondok Pesantren Nurul Huda
|
Pringsewu - Memperingati Hari Santri Nasional 2026, Bawaslu Kabupaten Pringsewu menggelar Safari Demokrasi di Pondok Pesantren Nurul Huda, Pringkumpul, Kabupaten Pringsewu, Kamis (22/10/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk memperkuat pemahaman tentang peran santri dalam perjuangan kemerdekaan, pembangunan bangsa, serta menjaga nilai-nilai demokrasi yang berintegritas.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu Suprondi, Anggota Bawaslu Kabupaten Pringsewu Adam Malik, serta jajaran Sekretariat Bawaslu Kabupaten Pringsewu. Rombongan disambut langsung oleh Pengasuh sekaligus Penasehat Yayasan Pondok Pesantren Nurul Huda Pringsewu, KH Muhammad Shohib AS.
Dalam momentum Hari Santri Nasional, Safari Demokrasi ini menjadi ruang refleksi mengenai kontribusi para ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia serta peran strategis mereka dalam mengisi pembangunan dan menjaga persatuan bangsa. Nilai perjuangan, keikhlasan, dan tanggung jawab yang diwariskan para pendahulu juga menjadi inspirasi dalam memperkuat pengawasan demokrasi.
Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu, Suprondi, menyampaikan bahwa peringatan Hari Santri tidak hanya menjadi ajang mengenang sejarah perjuangan para santri dan ulama, tetapi juga momentum untuk meneladani semangat pengabdian mereka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Menurut Suprondi, santri memiliki kontribusi penting dalam perjalanan bangsa, mulai dari perjuangan merebut kemerdekaan hingga peran dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan. Semangat tersebut perlu terus diwariskan kepada generasi muda agar tumbuh kesadaran untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan demokrasi serta menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain kegiatan Safari Demokrasi, rombongan Bawaslu Kabupaten Pringsewu juga melaksanakan ziarah ke makam KH Abdullah Sayuti yang berada di kompleks Pondok Pesantren Nurul Huda. Ziarah tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada tokoh agama sekaligus tokoh perjuangan Kabupaten Pringsewu, serta momentum untuk memanjatkan doa bagi kebaikan bangsa dan negara.
Suprondi menegaskan bahwa penguatan spiritualitas merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung pelaksanaan tugas pengawasan pemilu. Nilai-nilai keagamaan, integritas, tanggung jawab, dan komitmen pengabdian perlu berjalan beriringan agar jajaran Bawaslu senantiasa mampu menjalankan amanah secara profesional serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip demokrasi.
Senada dengan hal tersebut, Anggota Bawaslu Kabupaten Pringsewu, Adam Malik, menyampaikan bahwa Safari Demokrasi menjadi momentum refleksi bagi jajaran Bawaslu dalam memperkuat semangat pengabdian kepada masyarakat dan bangsa.
“Safari Demokrasi ini menjadi penting bagi kami selaku Bawaslu Pringsewu dalam menjalankan tugas. Mudah-mudahan membawa kemaslahatan bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegas Adam Malik.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kabupaten Pringsewu berharap nilai-nilai perjuangan para ulama dan santri dapat menjadi inspirasi dalam membangun kesadaran demokrasi yang berlandaskan integritas, persatuan, dan tanggung jawab bersama. Keterlibatan berbagai elemen masyarakat, termasuk lingkungan pesantren, menjadi bagian penting dalam menumbuhkan partisipasi aktif untuk mengawal proses demokrasi yang jujur, adil, dan bermartabat.
Momentum Hari Santri Nasional 2026 sekaligus menjadi pengingat bahwa menjaga demokrasi bukan hanya tanggung jawab penyelenggara pemilu, melainkan juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen bangsa. Dengan semangat kebangsaan dan pengabdian, Bawaslu Kabupaten Pringsewu berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan partisipatif demi terwujudnya demokrasi yang berintegritas dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu
Editor: Humas Bawaslu Pringsewu