Ketua Bawaslu Pringsewu Suprondi: Mengenang Sejarah, Menjaga Persatuan
|
Pringsewu – Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu, Suprondi, mengajak masyarakat untuk menjadikan 30 September sebagai momentum mengenang kembali peristiwa Gerakan 30 September (G30S) yang menjadi bagian penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.
Suprondi menyampaikan bahwa momentum mengenang sejarah hendaknya tidak hanya menjadi pengingat terhadap peristiwa masa lalu, tetapi juga menjadi refleksi bersama untuk terus memperkuat persatuan dan semangat kebangsaan.
“Mengenang sejarah, menjaga persatuan. Mari kita sejenak menundukkan kepala untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah gugur dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujar Suprondi.
Menurutnya, perjalanan sejarah bangsa memberikan pembelajaran penting bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Semangat persatuan dan kecintaan terhadap tanah air perlu terus dirawat, khususnya di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa persatuan merupakan bagian penting dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perbedaan yang ada di tengah masyarakat harus dapat dikelola dengan semangat kebersamaan, saling menghormati, dan mengedepankan kepentingan bangsa.
“Semoga sejarah menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus merawat persatuan, memperkuat semangat kebangsaan, dan menjaga Indonesia tetap berdiri teguh,” lanjutnya.
Suprondi mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya generasi muda, untuk mengenal dan memahami perjalanan sejarah bangsa secara bijak. Dengan memahami sejarah, masyarakat diharapkan dapat mengambil nilai-nilai yang relevan untuk memperkuat rasa kebangsaan dan menjaga persatuan Indonesia.
Bagi Bawaslu Kabupaten Pringsewu, semangat menjaga persatuan juga sejalan dengan upaya bersama dalam mengawal kehidupan demokrasi yang berintegritas. Perbedaan pilihan dan pandangan dalam demokrasi merupakan bagian dari kehidupan berbangsa yang harus tetap disikapi dengan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.
Mengenang sejarah bukan sekadar melihat masa lalu, tetapi menjadi pengingat untuk menjaga masa depan bangsa.
Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu
Editor: Humas Bawaslu Pringsewu