IMAM BUKHORI : BERGANDENG TANGAN UNTUK SELALU BERGOTONG ROYONG DALAM MELAKUKAN KERJA-KERJA PENGAWASAN
|
Pringsewu, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Pringsewu - Bawaslu Pringsewu menyelenggarakan Rapat Pembahasan Perencanaan program dan anggaran pengawasan penyelenggaraan Pemilu Bawaslu Kabupaten dan Panwaslu Kecamatan Se-kabupaten Pringsewu Tahun 2023 bertempat di Hotel Urban Style Pringsewu pada hari Jumat-Sabtu (3 -4/2/2023).
Rapat dihadiri oleh Peserta dari Internal Bawaslu Kabupaten Pringsewu yang terdiri dari Ketua Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Pringsewu & Kepala Sekretariat Se-Kabupaten Pringsewu beserta Staf.
Hadir sebagai pemateri dalam acara tersebut Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Imam Bukhori,S.H dan Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Lampung Widodo Wuryanto, S.IP., M.Si
Ketua Bawaslu Pringsewu, M.Fathul Arifin.,M.Pd, membuka rapat dengan menyatakan bahwa diperlukannya sinkronisasi pelaksanaan program dan anggaran pengawasan pada Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Pringsewu agar nantinya dalam pelaksanaan kegiatan yang ada dapat berjalan dengan baik.
Materi Pertama disampaikan oleh Kepala Sekretariat Bawaslu Lampung, Widodo Wuryanto bagaimana langkah langkah strategis pelaksanaan anggaran tahun 2023. Perencanaan yang berkualitas menjadi kunci dalam mendukung kinerja pelaksanaan anggaran”
Widodo menambahkan "Disiplin dalam melaksanakan kegiatan sesuai rencana menjadi kunci pencapaian sasaran program/kegiatan”.
“Setelah pembahasan perencanaan program dan anggaran ini diharapkan agar problem tentang penyerapan anggaran yang tidak tercapai tidak terjadi atau output hasil program kerja di tahun 2023 bisa lebih maksimal, efektif dan efisien," ujarnya.
Materi selanjutnya disampaikan oleh Anggota Bawaslu Lampung Imam Bukhori mengatakan Pemilu 2024 diprediksi bakal lebih rumit dibandingkan pemilu-pemilu terdahulu karena dilakukan serentak.
Imam Bukhori menyampaikan Jumlah SDM kita sangat kurang , sedangkan yang diawasi sangat banyak sehingga sangat tidak ideal. Sebagai pengawas kita harus solid, rukun dan bergandeng tangan untuk selalu bergotong royong dalam melakukan kerja-kerja pengawasan.
Imam berharap dengan adanya konsep pengawasan gotong royong dapat meminimalisir pelanggaran yang akan terjadi.
Dirinya juga berharap kepada seluruh Panwaslu Kecamatan Se-Kabupaten Pringsewu dalam penyusunan dan pembuatan Pertanggung Jawaban Keuangan (SPJ) agar lebih teliti dan sesuai dengan peraturan yang berlaku supaya dikemudian hari tidak terdapat hal-hal yang tidak dinginkan.