Ikuti Penguatan Kompetensi, Suprondi : Taat Terhadap Sumpah Janji Berani Tegas Dalam Menindak Pelanggaran
|
Badan Pengawas Pemilihan Umum kabupaten Pringsewu - Ketua Bawaslu Pringsewu Suprondi mengikuti Pelatihan Pengawas Pemilu Tingkat Kabupaten/Kota Tahun 2023 yang digelar Bawaslu Republik Indonesia bertempat di IPC Learning & Consulting, Kabupaten Bogor (28/8/2023 s.d 1/9/2023).
Pelatihan tersebut, diadakan dalam rangka penguatan kompetensi kepemiluan bagi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se-Indonesia.
Hadir dalam acara tersebut Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Totok Haryono perintahkan agar seluruh anggota Bawaslu Kab/Kota berani tegas dalam menindak pelanggaran. Menurutnya, meskipun para anggota berangkat dari berbagai elemen organisasi dan lembaga, setelah dilantik maka ia harus menjaga sumpah janjinya, termasuk menindak pelanggaran pemilu ungkapnya saat memberikan arahan di Pelatihan Penguatan Kompetensi Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota Periode 2023-2028
"Jangan main-main dalam bertugas, Anda semua sudah dibiayai APBD dan APBD maka bagaimana mempertanggungjawabkan kepada rakyat, dengan menjalankan tugas dengan baik. Jalankan sesuai amanat undang-undang, " kata Totok yang juga Koordiv Hukum dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu RI itu, Rabu (30/8) di hadapan ratusan peserta pelatihan penguatan kompetensi anggota Bawaslu Kab/Kota Se-Indonesia yang dibagi di beberapa tempat
Sementara itu di IPC Batch II diisi oleh narasumber dari Visi Integritas Abdullah Dahlan yang juga Ketua Bawaslu Jabar 2018-2023:memberikan materi tentang pola hubungan sebagaimana diatur dalam Perbawaslu Nomor 3 tahun 2022. "Ada perubahan paradigma pada tugas-tugas pengawasan sekarang yang substansinya ialah bagaimana tugas pengawasan dilakukan oleh seluruh anggota Bawaslu secara kolektif dan kolegial, kemudian peran sekretariat Bawaslu sebagai supporting system harus benar-benar dijalankan dengan baik," jelasnya.
Di hari sebelumnya, diisi dengan materi tentang analisis sosial oleh Yohan Wahyu dari Kompas dan Sidiq Pramono dari akademisi yang mengulas tentang komunikasi massa. Pada paparannya pada sesi yang berbeda, menyimpulkan bahwa keterampilan dalam melakukan analisis sosial sangat penting dalam pengambilan keputusan Bawaslu Kab/Kota. Sedangkan penguasaan dalam hal melakukan komunikasi massa bagi Bawaslu juga penting dengan selalu memitigasi impact atau akibat dari segala bentuk informasi yang dipublikasikan oleh Bawaslu Kab/Kota.

Dalam wawancara di lokasi yang berbeda, Suprondi, Ketua Bawaslu Pringsewu, menekankan pentingnya ketaatan anggota Bawaslu Kabupaten/Kota terhadap sumpah janji mereka dalam menegakkan aturan. Suprondi meminta agar para anggota Bawaslu berani dan tegas dalam menindak pelanggaran. Ia juga menyoroti perlunya meningkatkan kemampuan pengawas Pemilu melalui pembaruan berkelanjutan. Suprondi menegaskan bahwa hasil pelatihan dan penguatan ini akan diinformasikan kepada seluruh tim agar pengawasan Pemilu dilakukan secara seragam dan efektif dalam menghadapi berbagai situasi.