Bawaslu Pringsewu Gelar Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Tahun 2025
|
Pringsewu – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan kegiatan Pembinaan dan Penguatan Kelembagaan Tahun 2025, bertempat di Regency Hotel Pringsewu, pada 12–14 Oktober 2025. Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Bawaslu Provinsi Lampung Ahmad Qohar, Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu Suprondi, Anggota Bawaslu Kabupaten Pringsewu Adam Malik, Anggota Bawaslu Kabupaten Pringsewu Mediansyah Resaputra, serta diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Pringsewu, Organisasi Kepemudaan (OKP/Ormas), organisasi kemahasiswaan.
Dalam arahannya, Ahmad Qohar mengajak seluruh jajaran pengawas pemilu untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap berbagai kegiatan pengawasan yang telah dilakukan pada tahapan Pemilu dan Pemilihan Serentak sebelumnya. Menurutnya, langkah ini penting sebagai bagian dari upaya memperkuat kelembagaan serta menyiapkan strategi program yang berdampak positif bagi masyarakat di masa nontahapan pemilu.
“Masa nontahapan pemilu dan pemilihan adalah masa melakukan refleksi dan evaluasi sebagai bagian dari tanggung jawab kita sebagai penjaga demokrasi, dengan membuat program yang berdampak pada masyarakat dan citra lembaga,” ujar Qohar di hadapan peserta rapat.
Ia menegaskan, momentum tahun nontahapan harus dimanfaatkan secara optimal untuk membangun kapasitas kelembagaan, memperbaiki sistem pengawasan, serta memperluas jangkauan edukasi politik kepada masyarakat. Dengan demikian, Bawaslu dapat terus hadir di tengah masyarakat meskipun tidak sedang berada dalam tahapan penyelenggaraan pemilu.
Lebih lanjut, Qohar juga menekankan pentingnya memperkuat sinergi antara Bawaslu dan para mitra strategis di daerah. Ia memberikan apresiasi atas kolaborasi yang telah terjalin selama pelaksanaan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024, yang dinilainya menjadi faktor kunci terciptanya suasana demokrasi yang damai dan kondusif di Kabupaten Pringsewu.
“Alhamdulillah, Pilkada dan Pemilu di Kabupaten Pringsewu berjalan dengan sukses dan damai berkat kolaborasi antara mitra Bawaslu serta partisipasi aktif masyarakat Pringsewu,” ujarnya.
Pada kesempatan tersebut, Qohar juga membuka ruang dialog dengan para mitra kerja dan pemangku kepentingan untuk memberikan masukan konstruktif terhadap berbagai program Bawaslu di masa mendatang. Ia menilai bahwa keterlibatan mitra dan masyarakat menjadi kunci dalam memperkuat peran Bawaslu sebagai lembaga pengawal integritas demokrasi.
“Kami butuh masukan dari mitra Bawaslu agar ke depannya lebih baik lagi,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu Suprondi dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya membangun komitmen bersama dalam memperkuat kelembagaan pengawas pemilu di tingkat daerah.
“Penguatan kelembagaan tidak hanya tentang struktur internal, tetapi juga bagaimana kita menjalin sinergi yang produktif dengan seluruh elemen masyarakat dan mitra strategis di daerah,” ujarnya.
Melalui kegiatan pembinaan ini, Bawaslu Pringsewu berharap dapat memperkuat koordinasi, memperkokoh komitmen, serta meningkatkan kualitas kelembagaan pengawasan pemilu di Kabupaten Pringsewu sebagai wujud tanggung jawab menjaga demokrasi yang bermartabat.