Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Pringsewu Ajak Pemilih Pemula Jaga Demokrasi Lewat “Bawaslu Goes To School” di SMKN 1 Gadingrejo

Ketua Bawaslu Pringsewu, Suprondi menjadi Pembina Upacara “Bawaslu Goes To School: Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Pemilih Pemula” di SMK Negeri 1 Gadingrejo

Ketua Bawaslu Pringsewu, Suprondi menjadi Pembina Upacara “Bawaslu Goes To School: Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Pemilih Pemula” di SMK Negeri 1 Gadingrejo

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pringsewu – Ketua Bawaslu Pringsewu, Suprondi menjadi Pembina Upacara “Bawaslu Goes To School: Sosialisasi Pengawasan Partisipatif Bagi Pemilih Pemula” di SMK Negeri 1 Gadingrejo pada Senin (15/9/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Bawaslu untuk menanamkan nilai demokrasi sejak dini serta menggiatkan pengawasan partisipatif dengan melibatkan pemilih pemula.

 

Acara yang diikuti seluruh siswa dan guru ini menghadirkan Ketua Bawaslu Kabupaten Pringsewu, Suprondi, yang bertindak sebagai pembina upacara. Dalam amanatnya, ia menegaskan pentingnya generasi muda memahami peran krusial demokrasi dan pemilu dalam menentukan masa depan bangsa.

 

“Demokrasi mungkin bukan sistem yang sempurna, tetapi demokrasi adalah cara terbaik untuk memilih pemimpin dengan damai di republik Indonesia yang kita cintai. Demokrasi mengandung nilai kebebasan berpendapat, musyawarah, keadilan, dan keterbukaan,” ujar Suprondi di hadapan peserta upacara.

 

Suprondi juga mengingatkan bahwa siswa SMK sebagai calon pemilih di Pemilu 2029 memiliki tanggung jawab besar untuk menentukan arah demokrasi Indonesia menuju Indonesia Emas 2045. Ia mendorong agar para pelajar cerdas, kritis, serta aktif dalam kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam memahami isu demokrasi, hukum, dan pemerintahan.

 

Lebih lanjut, ia mengajak siswa untuk membiasakan diri bersikap demokratis mulai dari hal sederhana, seperti berani mengemukakan pendapat namun tetap menghargai orang lain, berpartisipasi dalam musyawarah kelas maupun OSIS, serta ikut serta dalam pemilihan Ketua OSIS dengan prinsip LuberJurdil (Langsung, Umum, Bebas, Rahasia, Jujur, dan Adil).

 

“Jangan jadi generasi yang apatis, tetapi jadilah generasi yang peduli terhadap masa depan bangsa. Semoga kalian semua menjadi generasi cerdas, kritis, dan berintegritas,” tutup Suprondi.

 

Melalui program ini, Bawaslu Pringsewu berharap dapat menumbuhkan kesadaran demokrasi pada generasi muda sehingga mereka siap berperan aktif dalam menjaga kualitas pemilu dan mengawal tegaknya demokrasi di Indonesia.

Penulis dan Foto: Humas Bawaslu Pringsewu

  Editor:  Humas Bawaslu Pringsewu